Tidur dengan guling menjadi satu kenyamanan yang terbaik dan luar biasa. Kenikmatannya akan memberikan kenyamanan dengan ketika di atas kasur tidur dengan guling. Namun, banyak orang terkadang sering lupa dengan bagaimana sih dengan sejarah yang di miliki oleh bantal panjang atau guling ini???

Ada beberapa cerita terutama dengan namanya seperti Dutch Wife dalam sebuah novel. Cerita ini di mulai dengan keberadaan guling terkait dengan peristiwa penjajahan Belanda. Dengan adanya penjajahan yang datang di Indonesia. Guling di anggap sebagai pengganti gundik yang akan setia menemani sepanjang malam ketika di atas kasur tanpa harus di bayar. Dengan adanya hal ini, Guling juga pernah di temukan dalam Sastra Jawa dan Sastra Melayu yang merupakan buatan dari Belanda. Ditambah dengan pemberian nama Dutch Wife ini di berikan langsung oleh Rafles yang merupakan Letnan Gubernur Jenderal Hindia pada waktu itu.

Semua hal ini berdasarkan pada novel karya Pram. Namun, sebenarnya Sejarah guling ini merupakan pencampuran dari budaya Eropa, Indonesia, dan Cina. Di jaman tersebut, hanya beberapa orang saja yang bisa memiliki guling karena menjadi kebutuhan gaya hidup kalangan atas. Di Indonesia sendiri hanya kaum Priyayi yang bisa menggunakan Guling. Tidak heran jika dengan adanya guling ini, memberikan kenikmatan dalam merasakan nikmatnya tidur.

Tidak hanya Belanda, namun orang Inggris juga senang bahkan doyan ketika memeluk Guling. Bukan lagi Dutch Wife namun, menjadi British Doll sebagai istiah yang di buat. Hal ini di ungkapn pada Novel Jejak Langkah tahun 1985. Ketenaran yang di miliki oleh bantal panjang alias Guling ini dapat juga di temukan di beberapa negara lainnya di Asia Timur. Korea, Cina dan Jepang yang juga menggunakan Guling namun bentuk yang di gunakan sangat berbeda.

Untuk beberapa negara di Asia Timur ini Guling di buat dari anyaman bambu yang sangat tipis dengan ukuran yang panjang setinggi tinggi manusia. Di dalamnya terdapat rongga yang di percaya mampu mengalirkan darah serta menyerap keringat di kaki.

Ada yang bertanya: Amankah ibu hamil tidur pake guling? bahaya ga? Tentu saja aman, asal gulingnya jangan diletakkan berdesakan dengan perut, guling lebih tepat untuk menyangga punggung karena posisi tidur ibu hamil yang dominan menyamping Gunakan bantal guling yang nyaman, itu akan sangat membantu tidur ibu hamil yang biasanya kesulitan dengan posisi tidur yang nyaman

Biar supaya lebih nyenyak tidurnya harus coba Bantal Relaxsoul!! bantal ini sudah dicoba oleh sebagian besar orang Indonesia, silahkan ke sini untuk membaca apa kata mereka atau mau langsung cek harga di toko kusukatidur di sini dan kalo mw order atau tanya harga langsung bisa juga klik link  whatsapp ini, cs akan melayani Anda dengan baik!

Klik untuk Order via Whatsapp/Sms Sekarang

Tags:

sejarah guling, sejarah bantal guling, asal usul guling, asal usul bantal guling, Asal mula guling, sejarah bantal, asal mula bantal guling, pengertian bantal, https://kusukatidur com/ini-dia-sejarah-guling-yang-banyak-orang-ga-tau/, asal muasal guling, manusia guling, Cerita bantal guling, sejarah bantal dan guling, sejarah guling di indonesia, asal usul bantal,

Leave a Reply

Your email address will not be published.